Skip to content
State Of The Apes

  • Home
  • Volumes
    Toggle submenu
    • Volume I - Extractive Industries
    • Volume II - Industrial Agriculture
    • Volume III – Infrastructure Development
    • Volume IV - Killing, Capture and Trade
    • Volume V – Disease, Health and Ape Conservation
  • Resources
    Toggle submenu
    • Reports
    • Videos
  • Languages
    Toggle submenu
    • Français
    • Bahasa Indonesia
    • 中文
  • Partners
Toggle Menu

Flyout Menu

  • Home
  • Volumes
    Toggle submenu
    • Volume I - Extractive Industries
    • Volume II - Industrial Agriculture
    • Volume III – Infrastructure Development
    • Volume IV - Killing, Capture and Trade
    • Volume V – Disease, Health and Ape Conservation
  • Resources
    Toggle submenu
    • Reports
    • Videos
  • Languages
    Toggle submenu
    • Français
    • Bahasa Indonesia
    • 中文
  • Partners

Beranda » Volume 5 Bahasa Indonesia

Bab 3: Dampak Kegiatan Pariwisata dan Penelitian terhadap Kesehatan Kera

An orangutan near signs telling tourists not to smoke and to be quiet and respect the orangutans.

Unduh Bab Lengkap

Sejak zaman dahulu kala, kera telah menarik perhatian manusia, terbukti dengan adanya beberapa mitos dan legenda kuno yang menyebutkan keberadaannya. Seiring waktu, para ilmuwan, filsuf, dan pakar lainnya telah membuat perbandingan antara manusia dan kera dalam rangka mengetahui secara pasti hal yang mencirikan ‘manusia’ dan keunikan dari ‘kemanusiaan’. Investigasi ini mendorong penelitian mengenai perilaku, cara komunikasi, penggunaan alat, kesadaran diri, struktur sosial, budaya, dan pembelajaran sosial kera. Setelah penelitian mengenai perilaku dan ekologi ini dipublikasikan, ketertarikan manusia terhadap kera semakin meningkat, sehingga menumbuhkan keinginan untuk melihat kera baik dalam kurungan maupun di alam liar. Pada tahun 1925, Parc Albert yang merupakan taman nasional pertama di Afrika dibangun untuk melindungi gorila gunung.

Pemerintah, operator pariwisata, masyarakat setempat, dan organisasi konservasi makin memandang pariwisata satwa liar dan kera sebagai sumber pendanaan potensial untuk mendukung ekonomi nasional dan regional, menunjang pembangunan dan lapangan kerja di tingkat lokal, berkontribusi terhadap konservasi keanekaragaman hayati, dan meningkatkan kesadartahuan mengenai satwa liar dan alam. Industri pariwisata kera telah sangat berkembang sejak tahun 1950-an dan diperkirakan akan terus meningkat di masa mendatang.

Namun, pariwisata juga menimbulkan risiko signifikan terhadap kera. Gangguan perilaku, penularan penyakit, habituasi berlebihan, dan risiko agresi, konflik, dan stres yang lebih tinggi tercatat sebagai dampak yang timbul dari pariwisata ini. Selain itu, kegiatan pariwisata kera yang tidak diatur dengan baik dan perencanaan yang buruk dapat menyebabkan konflik antara manusia dan kera di lingkungan sekitarnya, terutama jika kera tidak lagi merasa takut terhadap manusia dan memasuki lahan budi daya, kemudian memakan atau merusak tanaman dan terlibat dalam interaksi yang agresif dengan masyarakat. Konflik ini dapat berdampak negatif terhadap perilaku dan budaya kera, serta peluang spesies ini untuk bertahan hidup di suatu wilayah jika masyarakat melakukan tindak balas.

Bab 3 menilai risiko penularan penyakit dari manusia yang datang dan melakukan kontak secara dekat dengan kera liar terhabituasi dan kera dalam kurungan; membahas risiko dari perspektif kesehatan dengan mengakui habituasi sebagai faktor risiko serta pengunjung, pengasuh, dan ilmuwan sebagai potensi bahaya bagi kera; mengidentifikasi biaya dan manfaat habituasi kera dan penempatannya dalam kurungan untuk tujuan penelitian dan pariwisata.

Temuan utamanya mencakup:

  • Di Afrika dan Asia, pemangku kepentingan semakin memandang kera liar sebagai peluang untuk pengembangan sosioekonomi, sehingga mendorong peningkatan jumlah kelompok terhabituasi di wilayah jelajahnya.
  • Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa kera terhabituasi, termasuk kera dalam fasilitas kurungan, berisiko tertular penyakit dari manusia. Begitu pula sebaliknya, mengingat kera juga dapat menjadi ancaman bagi manusia.
  • Minimnya informasi mengenai risiko penularan penyakit antara manusia dan kera, khususnya dari Asia, menghambat perancangan strategi pengelolaan yang efektif, yang dapat meminimalkan risiko terkait habituasi untuk penelitian dan pariwisata, termasuk di fasilitas hiburan.
  • Meskipun praktik pengelolaan terbaik tersedia untuk penelitian dan pariwisata, lemahnya penegakan hukum, minimnya kesadartahuan, kurangnya sumber daya, dan kapasitas yang tidak memadai menghambat pelaksanaan praktik ini.
  • Penelitian terkait surveilans penyakit, epidemiologi, dan kesehatan di titik pertemuan antara manusia dan kera merupakan prioritas utama untuk pencegahan penularan penyakit dari manusia ke kera, dan sebaliknya.
  • Pengurangan risiko penularan penyakit antara manusia dan kera merupakan prioritas konservasi. Interaksi antara kera dan manusia dapat menjadi lebih aman bagi spesies terancam ini melalui kolaborasi para pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pelaku bisnis, pegiat konservasi, otoritas pemerintah, masyarakat setempat, ilmuwan, operator pariwisata, pengelola fasilitas pariwisata, dan wisatawan.
  • Download

To purchase State of the Apes

Purchase from Cambridge University Press

To purchase State of the Apes

Purchase from Amazon

To purchase State of the Apes

Purchase from Barnes and Noble

To purchase State of the Apes

Purchase from Amazon Purchase from Cambridge University Press Purchase from Barnes and Noble
Purchase from Amazon Purchase from Cambridge University Press Purchase from Barnes and Noble
Purchase from Amazon Purchase from Cambridge University Press Purchase from Barnes and Noble
Purchase from Amazon Purchase from Cambridge University Press Purchase from Barnes and Noble
Purchase from Amazon Purchase from Cambridge University Press Purchase from Barnes and Noble
Arcus Foundation
U.S. Office

Phone: +1-212-488-3000

U.K. Office

Phone: +44-1223-653040

Subscribe to Arcus Emails

More Information

contact@arcusfoundation.org

Arcus Foundation

Great Apes & Gibbons Program
  • Visit us on Facebook
  • Visit us on Instagram
  • Visit us on LinkedIn

Privacy | Terms